Ringkasan: for Revenge merilis lagu orisinal “I Miss You Every Brand New Day” pada 28 Juli 2026, hasil kerja sama dengan Sony Music dan Sony Pictures untuk film “Spider-Man: Brand New Day”. Uniknya, ini pertama kalinya band asal Bandung ini menulis lagu dari sudut pandang karakter fiksi, bukan pengalaman pribadi personel.
Apa itu “I Miss You Every Brand New Day”?

“I Miss You Every Brand New Day” adalah lagu orisinal karya band rock alternatif asal Bandung, for Revenge, yang dibuat khusus sebagai bagian dari proyek musik versi Indonesia untuk film “Spider-Man: Brand New Day”. Lagu ini dirilis di platform-platform musik digital sehari sebelum penayangan perdana film tersebut di bioskop-bioskop Indonesia.
Mengapa Kolaborasi Ini Penting?

Kolaborasi ini menandai langkah baru bagi musik Indonesia di panggung global. Band rock alternatif asal Bandung ini resmi didapuk untuk mengisi proyek musik versi Indonesia dari film superhero Marvel yang paling dinantikan tahun ini, sebuah kepercayaan yang jarang diberikan kepada band lokal untuk franchise sebesar Spider-Man.
Proyek ini terwujud dalam kerangka kerja sama antara Sony Pictures dan Sony Music Entertainment Indonesia, dengan for Revenge diminta menerjemahkan sisi emosional karakter Peter Parker ke dalam sebuah lagu — bukan lagu tema umum, melainkan karya yang harus selaras dengan arc cerita film garapan sutradara Destin Daniel Cretton.
Yang membuat proyek ini berbeda dari katalog for Revenge sebelumnya adalah sumber inspirasinya. Selama ini band menulis berdasarkan pengalaman personel sendiri; kali ini mereka harus membangun lagu dari sudut pandang tokoh fiksi. Ini menjadi momen pertama bagi mereka menulis lagu yang terinspirasi bukan dari pengalaman pribadi, melainkan dari perspektif karakter ikonis di layar lebar.
Siapa di Balik Proses Kreatif Lagu Ini?

for Revenge beranggotakan Boniex Noer (vokal), Arief Ismail (gitar), Izha Muhammad (bass), dan Archims Pribadi (drum). Untuk proyek ini, mereka tidak berjalan sendiri — line-up produksi diperluas dengan sejumlah musisi tamu.
| Peran | Nama | Kontribusi |
|---|---|---|
| Vokal utama & personel inti | for Revenge (Boniex Noer, Arief Ismail, Izha Muhammad, Archims Pribadi) | Penulisan lagu & penampilan utama |
| Vokalis tamu | Cynantia Pratita | Vokal tambahan |
| Pengarah vokal | Kamga | Vocal directing |
| Paduan suara/backing vocal | Gege Gumilar, Mulia Aprianto, Nadine Arlyanaza, Luginia Raftiane | Memperkuat atmosfer emosional lagu |
Susunan kolaborator ini dikonfirmasi lewat siaran pers resmi Sony Music, yang menyebut kontribusi Cynantia Pratita sebagai vokalis tamu dan Kamga sebagai pengarah vokal, diperkaya sentuhan paduan suara dari empat musisi lain.
Bagaimana Proses Kreatifnya Berjalan?

Berdasarkan pernyataan resmi Boniex Noer sebagai vokalis, proses penciptaan lagu ini berjalan dalam beberapa tahap konseptual berikut:
- Riset emosional karakter: Sebelum menulis, seluruh personel harus memahami perjalanan batin Peter Parker terlebih dahulu, alih-alih langsung menulis dari pengalaman pribadi seperti biasanya.
- Pergeseran metode menulis: Biasanya band membuat karya berdasarkan apa yang mereka alami sendiri; untuk proyek ini mereka harus menyatukan diri dengan apa yang dirasakan Peter Parker dalam film.
- Menyelaraskan dengan arc cerita film: Emosi dalam lirik disusun agar benar-benar selaras dengan cerita film, bukan sekadar tema Spider-Man secara umum.
- Perluasan tim produksi: Melibatkan vokalis tamu dan pengarah vokal eksternal untuk memperkaya warna suara di luar formasi inti band.
- Sinkronisasi jadwal rilis dengan film: Lagu dirilis sehari sebelum pemutaran perdana film di Indonesia — strategi umum untuk soundtrack lokal yang ingin momentum promosi menyatu dengan hype pemutaran perdana.
Boniex menyebut kesempatan ini sebagai kehormatan sekaligus tantangan kreatif, mengingat mereka tidak pernah membayangkan bisa menulis karya berdasarkan salah satu waralaba film terbesar di dunia.
Untuk Siapa Lagu Ini Dibuat?
Menurut Boniex, lagu ini dirancang menjadi karya spesial bagi pendengar setia for Revenge, penggemar Spider-Man, dan siapa pun yang pernah menghadapi rindu, kehilangan, serta harapan untuk memulai hari baru. Pesan ini konsisten dengan judul lagu itu sendiri — “I Miss You Every Brand New Day” — yang menggabungkan tema kerinduan dengan gagasan memulai lembaran baru, sejalan dengan premis film di mana Peter Parker kehilangan popularitasnya dan harus membangun kembali identitasnya.
Timeline Rilis
| Tanggal | Peristiwa |
|---|---|
| 22 Juli 2026 | Pengumuman resmi keterlibatan for Revenge dalam proyek OST versi Indonesia |
| 28 Juli 2026 | Lagu “I Miss You Every Brand New Day” resmi rilis di platform musik digital |
| 29 Juli 2026 | Film “Spider-Man: Brand New Day” tayang perdana di bioskop Indonesia |
Rekam Jejak for Revenge Sebelum Proyek Ini
Kepercayaan Sony Music dan Sony Pictures kepada for Revenge tidak datang tiba-tiba. Band ini sebelumnya merilis album kelima berjudul “Perayaan Patah Hati-Babak 2” pada Desember 2025, serta memiliki katalog kolaborasi dengan musisi lain seperti Meiska dan More on Mumbles pada 2024–2025. Rekam jejak inilah yang membuat karakter musik emosional mereka dinilai cocok dengan nuansa cerita Peter Parker di film terbaru.
Baca Juga IFPI-RIAA Luncurkan Label AI untuk Lagu: Ini Bedanya AI-Generated vs AI-Assisted
FAQ — I Miss You Every Brand New Day
Apa itu lagu “I Miss You Every Brand New Day”?
Lagu orisinal karya band for Revenge yang dibuat sebagai bagian dari proyek musik versi Indonesia untuk film “Spider-Man: Brand New Day”, dirilis 28 Juli 2026.
Siapa saja yang terlibat dalam proses kreatif lagu ini?
Personel inti for Revenge (Boniex Noer, Arief Ismail, Izha Muhammad, Archims Pribadi), vokalis tamu Cynantia Pratita, pengarah vokal Kamga, serta paduan suara dari Gege Gumilar, Mulia Aprianto, Nadine Arlyanaza, dan Luginia Raftiane.
Kapan lagu ini dirilis dan kapan filmnya tayang?
Lagu dirilis 28 Juli 2026 di platform musik digital, sehari sebelum film “Spider-Man: Brand New Day” tayang perdana di bioskop Indonesia pada 29 Juli 2026.
Ditulis oleh Zelda, kontributor loopersc di bidang Creative Tech, Music & Digital Arts. Fakta diverifikasi dari ANTARA News, Liputan6, dan Dapurletter.
